Monday, April 21, 2008

Seiko Vintage Diver 6309 7040



Saya dapatkan Seiko Diver Vintage ini secara tidak sengaja ketika sedang iseng bermain ke kios seorang teman. Arloji ini saya dapat dengan harga yang bisa dibilang sangat murah, apalagi apabila melihat kondisinya. Lucunya, ternyata arloji ini ditukar pemiliknya dengan jaket milik sang pemilik toko. :-) Yang paling menarik dari arloji ini adalah design casingnya yang berbentuk seperti bantalan (cushion case) sehingga sangat berkesan macho. Ukuran casing lugs to lugs dari arloji ini berkisar 46mm.
Arloji ini masih dalam kondisi original baik dial, hands, maupun bezelnya. Movement caliber 6309 masih berjalan sangat sangat akurat dan power reserve yang masih sangat baik. Awalnya saya sempat agak curiga ketika pertama kali melihat kondisi dial dan hands. Kondisinya masih sangat mint, dan hanya terdapat sedikit gores di bezel dekat angka 10. Karena penasaran, saya bawa arloji ini ke tempat seorang rekan yang sudah malang melintang sangat lama di dunia Seiko vintage. Beliau mengatakan semuanya masih asli, dan ini adalah Seiko Diver 6309 termulus yang pernah dia temui dengan kondisi full original. Agak menggelikan juga apabila kembali mengingat arloji ini hanya ditukar dengan jaket oleh pemiliknya.

Tuesday, April 08, 2008

Rolex 1601 Satin Dial


Rolex Datejust 1601 dengan dial warna satin ini masih dalam kondisi mint serta digerakkan oleh movement cal. 1570 yang masih dalam kondisi istimewa. Rolex ini memiliki rantai Jubilee tebal yang masih cukup panjang. Index baton berbentuk batang dengan aksen hitam di tengahnya menambah daya tarik arloji ini.










Mido Multifort w/ Gold Capped Bezel



Penampilan Mido Multifort ini sangat mengesankan era tahun 1950-an dikarenakan penggunaan rantai model pagar yang terkesan "antik". Design arloji yang berukuran boysize 33mm serta penggunaan jarum dauphine semakin menguatkan kesan vintage-nya. Kondisi arloji ini masih full original dan seperti biasanya, jarang sekali ditemukan mesin multifort yang tidak berjalan dengan baik walau usianya sudah dapat dikatakan uzur. Begitupun arloji ini, mesinnya masih menunjukkan akurasi dan power reserve yang sangat baik. Mido Multifort menggunakan movement yang konstruksi-nya berbeda dibandingkan dengan arloji-arloji Mido vintage jenis lainnya. Di rotor-nya selalu tertulis kata "Limited". Saya kurang paham apa artinya.
Multifort ini memiliki warna dial ivory yang sangat muda, dikombinasikan dengan penggunaan index berwarna gold, serta bezel rose gold yang berwarna menyerupai tembaga. Multifort memang bukan jam mewah, tapi design dan sejarah-nya selalu saja menarik perhatian saya.




Friday, March 28, 2008

Seiko 5 Actus 6106 8420


Arloji ini saya dapat dari seorang rekan penggemar Seiko yang bisa dibilang "pakarnya Seiko". Kondisi arloji ini bahkan mendekati NOS. Seiko 5 Actus ini menggunakan movement 6106A dengan feature hacking second dan 23 jewels. Tulisan di SS di dial merupakan kependekan dari Stop Second (hacking second). Memiliki jarum berbentuk runcing yang memiliki warna silver dengan variasi hitam. Day wheel juga masih menggunakan huruf Kanji, kerena Seiko 5Actus SS memang diproduksi khusus untuk pasar Jepang. Kondisi arloji sangat baik semuanya masih original termasuk mika. Movement juga dalam kondisi yang prima dan belum pernah dioverhaul.

Monday, March 17, 2008

Tag Heuer GMT Professional



Dua hal paling menarik dari arloji ini adalah ukurannya yang 40mm dan fungsi GMT-nya. Mesin menggunakan ETA quartz. Jarum GMT dapat diset secara manual dengan memutar crown secara berlawanan dengan fungsi tanggal. Bezel juga memiliki keunikan tersendiri dengan 48 klik. Kondisi arloji ini sangat mint.


Tuesday, March 11, 2008

GTG (Get Together), Friday March 7,2008


Kumpul - kumpul kali ini berlangsung pada hari Jumat 7 Maret 2008 bertempat di rumah salah seorang rekan senior kami. Hari itu hadir Agen M, Pak Aciel, Mas Arif, Yoyok, dan saya sendiri. Tepat jam 8.00 pagi kami semua sudah berkumpul dan topik pertemuan hari itu adalah "mainan baru" kami setelah sekian lama tidak berkumpul dan tidak update satu sama lainnya. Masing masing dari kami membawa arloji-arloji yang belum lama kami dapat dan masih "hot".


Diskusi seru mulai terjadi setelah masing-masing dari kami mengeluarkan "jimat-jimatnya" dan meletakkannya di meja, sambil dibarengi dengan menyantap hidangan yang disediakan tuan rumah (maaf kalau fotonya bercampur dengan piring bekas pofertjes dan tahu goreng plus kecap.. hehehehe..).
Tidak disangka, ternyata banyak juga arloji hasil perburuan yang baru didapat dan hari itu kami pun merencanakan untuk hunting bersama pada siang harinya.:-)
Berikut adalah beberapa arloji yang saat itu cukup menarik perhatian.

Omega Speedmaster Professional ST145.022 cal.861 & Omega Speedmaster Racing Chronometer 43mm.


Seiko Divers: Samurai Prospex, Black Samurai, Diver 6105, Diver 6309, Diver SKX009.


Rolex 15000 date & Rolex 1500 Date

Very Rare Rolex Air King 5504, 36mm.

Authentic Military Watches, West End Watch Sowar Prima, Benrus Vietnam Military, Hamilton Vietnam Military, Stocker & Yale for Sniper, Fortis Pilot, Seiko Military.

Acara berakhir pada pukul 10.30 dan dilanjutkan dengan hunting bersama dan hasilnya adalah dua orang dari kami hari itu menambah lagi koleksi arloji-nya.

Monday, March 03, 2008

Rolex Oysterdate 6694 circa 1978




Rolex Oysterdate ref.6694 bermovement cal.1225 ini merupakan keluaran terakhir sebelum Rolex menghentikan produksinya untuk movement berpenggerak manual. Serial 5xxxxxx menunjukkan Rolex ini diproduksi sekitar thn 1978. Kondisi Rolex ini bisa diilang sangat mint, dan semuanya masih authentic. Bahkan saya agak kaget waktu mengetahui bahwa radium-nya masih menyala dalam gelap walaupun tidak terlalu terang. Akurasi dan power reserve-nya juga masih sangat baik. Mungkin hal ini mengingat umurnya yang baru menginjak 30 tahun. Saya kurang paham tentang definisi jam vintage di kalangan penggemar ataupun kolektor. Sudah bolehkan arloji ini digolongkan sebagai arloji vintage? Saya sendiri tidak terlalu ambil pusing, yang penting enjoy..!!

Wednesday, February 27, 2008

Seiko Black Monster (SKX779)


Inilah arloji yang sempat (bahkan mungkin masih) menjadi fenomena di kalangan pecinta arloji, terutama di forum2 seperti Timezone dan SCWF. Selalu disebutkan bahwa Seiko Monster ini adalah best bang for the buck atau best buy apabila dilihat dari harganya yang hanya sekitar USD 200, dibandingkan dengan kualitasnya. Seiko Monster ber-movement caliber 7s26 ini adalah generasi ke-4 dari evolusi Seiko Diver Automatic. Generasi pertama ditandai dengan hadirnya diver bermovement caliber 6217, dilanjutkan dengan caliber 6309/ 6306 (untuk market Jepang), lalu kemudian caliber 7002.


Setelah berkali-kali membaca review dan comment2 positif di berbagai forum arloji, akhirnya saya juga "keracunan" dan penasaran sekali dengan arloji ini. Berusaha mencari kesana kemari sekian lama, akhirnya saya mendapatkan-nya di daerah Pasar Baru. Di toko itu hanya tinggal 2 buah Seiko Monster yang tersisa, yaitu Black Dial dan Orange Dial. Tanpa berpikir 2 kali, langsung saya putuskan untuk ambil keduanya (walaupun akhirnya saya jual lagi yang orange karena kurang sreg dengan warnanya):-). Sekarang klo dipikir2, pingin juga untuk punya lagi yang orange untuk sekedar punya.
Acapkali Seiko Monster ini biasanya dibandingkan atau di-review dengan Diver2 buatan Swiss seperti Doxa Sub dsb. Mungkin bukan movement yang dibandingkan, karena memang caliber 7s26 adalah "kasta" paling rendah dari movement automatic yang sekarang diproduksi oleh Seiko. Walaupun sebenarnya movement ini di klaim sangat reliable dan bahkan bisa terus berjalan selama 20thn tanpa servis!
Hal yang sering menarik perhatian para penggemar arloji (termasuk saya) adalah design & kualitas casing, bezel dan bracelet-nya.



Casing terbuat dari all stainless steel dan berdiameter sekitar 43mm without crown membuat tampilan arloji ini menjadi sangat eye catching. Dengan penggunaan jarum yang bisa dibilang "nyeleneh" dan index2 yang sangat besar, jelas membuat arloji ini menjadi tidak biasa. Bahkan di suatu review yang saya pernah baca, dikatakan "you dont even need a flashlight when you wear this watch in very dark area" :-) Memang, cahaya yang dihasilkan oleh superluminova-nya terbukti sangat terang. Crown dengan model screw-in dibuat untuk membuat arloji ini kedap air. Di dial tertulis Diver's 200M, tapi saya belum pernah dengar ada yang pernah menguji sampai kedalaman tersebut. Pernah suatu ketika ada seorang anggota forum yang membawa arloji ini untuk scuba diving dengan crown yang lupa di screw-in, tapi dari ceritanya arloji ini berhasil selamat dan tidak kemasukan air sama sekali.


Berlanjut ke bezel, bezel yang digunakan adalah unidirectional dengan 120 cliks. Design bezel juga sangat menarik dengan arabic number untuk tiap kelipatan 15 menit. Bahkan teman saya pernah berkata kalau bezel arloji ini menyerupai pembuka kaleng makanan. hehehe... Yang sangat menarik dari bezel ini adalah pergerakannya yang sangat halus dan sangat mudah. Gerigi di pinggirannya di design agar memudahkan grip tatkala menggunakan diving suit.


Beralih ke rantai/bracelet, rantai dibuat dengan design yang sangat nyaman di tangan dan terdapat diver extension untuk digunakan dengan diving suit. Walaupun ada juga yang mengatakan bahwa design bracelet ini termasuk hairpuller atau sering membuat bulu2 di tangan tertarik.:-) Kualitas rantai-nya sangat baik, bahkan terlalu baik untuk arloji seharga ini. Kalau kembali melihat ke review2 yang pernah saya baca (lagi2 based on review nih..) dikatakan bahwa rantai dengan kualitas ini hanya didapatkan pada arloji2 seharga USD 1,000 keatas.


Overall, saya akui kalau Seiko ini memang layak untuk dimiliki. Mungkin kalau di dial-nya tertulis Swiss Made dan tidak ada embel2 Seiko, arloji ini gak akan terbeli hanya dengan USD 200.
Memang itu hanya review dari orang2 yang bisa saja sudah jatuh cinta dengan merk Seiko. Tapi kalau kita perhatikan, kebanyakan kolektor kolektor diluar sana yang menyimpan arloji sekelas IWC, Zenith, ataupun JLC, pasti menyisipkan Seiko ini dalam koleksinya. Beda dengan saya, sebelum punya Zenith, IWC atau JLC, Seiko Monster dulu juga gapapa lah.. hehehe..